Setitik Harapan

Senin, 06 Oktober 2008

mimpi buruk itu tlah berakhir
dimana semua harapan dan keinginan
selalu hanyut dalam pengkhianatan
dimana semua keadaan hanya dapat menyesali diri
atas semua keputusan akhir
yang slalu berujung pada kekecewaan

kini sinar terang itu datang kembali
diantara semua kegelapan hati yang mendominasi
harapan itu menyeruak
diantara kesakitan yang selama ini menyiksa
percaya dan yakin akan kebahagiaan
itulah yang dibawa oleh sang sinar
menyinari seluruh luka yang selama ini tenggelam
tenggelam oleh ego dan harga diri

Sang Raja

kekosongan hati ini
perlahan-lahan mulai mengoyak pertahanan ku
dinding ketegaran yang selama ini ku bangun
seakan retak oleh kehilangan
tak kuat menahan gelombang rindu yang kian menjadi
mencari sesosok yang selama ini menjadi raja
raja akan seluruh isi hati ku
terus menunggu akan suatu janji
sebuah janji suci yang selama ini diharapkan
janji pengikat semua harapan dan keinginan
entah kapan semua itu kembali
entah kapan hati ini akan merasa letih
menunggu hingga kekosongan ini
ditempati kembali oleh sang raja

Salah lagi...

Kamis, 14 Agustus 2008

Lagi-lagi...
keputusan salah terlontar
entah karena egoisme
pikiran rasional tidak berkuasa
semua yang terjadi terlupakan
dan pengorbanan tidak lagi mempunyai andil

selalu...
yang terlihat hanya fatamorgana
hanya tipuan cahaya kehancuran
yang menjerumuskan pada luka
merapuhkan kembali yang sudah rapuh

kekanak-kanakan...
saat sekitar tak lagi dirasa
saat yang lain tidak dipedulikan
hanya sebuah keinginan
yang slalu mendobrak tanpa ampun
menghancurkan apa yang sudah kokoh
dan menenggelamkan semuanya
kenangan...
kesempatan...
harapan...
dan sesuatu yang berharga...